LauraTsania


tirsdag, august 26, 2008

  • >>>NOL - NOL YANG MENGANGA<<<

    by

    hsndwsp



    Hai manusia ambillah selembar kertas dan sebuah pena
    Lalu goreskan nol nol nol
    Kalau kertasnya habis carilah yang lainnya di pasar
    Kalau di pasar juga habis, carilah di fabrik - fabrik kertas
    Lanjutkan tugasmu nol nol nol
    Kalau dawatnya habis carilah yang lainnya di pasar
    Kalau dipasar juga habis, carilah di fabrik - fabrik dawat
    Lanjutkan tugasmu nol nol nol

    Kalau engkau merasa lelah, istirahatlah sebentar
    Mintakan Isterimu untuk melanjutkannya
    Kalau Isterimu juga merasa lelah
    Mintalah anak - anakmu untuk melanjutkannya
    Kalau anak - anakmu juga merasa lelah
    Engkau sendiri yang akan melanjutkannya
    Nol nol nol

    Sudah berapa nolkah yang telah engkau gores
    Sepuluh, seratus, seribu, sejuta, semilyar
    Tak terhitung banyaknya
    Engkau telah menulis dari ufuk Iimur ke ufuk Barat
    Engkau telah menulis dari kecil hingga dewasa
    Namun tulisanmu itu bukan apa - apa
    Usahamu hanyalah nol - nol yang menganga

    Taukah kamu apa sebabnya
    Taukah kamu agar usahamu bermakna
    Tancapkan angka satu disampingnya
    Sekarang saksikanlah
    Sepuluh, seratus, seribu, sejuta dan sebagainya
    Sekarang engkau telah menyaksikan
    Usahamu bukan lagi nol - nol yang menganga

    Dulu engkau hanyalah lepung. tanah tembikar
    Sesuap dimulut Ayahmu, sesuap dimulut Ibumu
    Ayah dan Ibumu menikah
    Partikel di sulbi ayahmu
    Partikel di tulang dada Ibumu
    Partikel - partikel itu menyatu
    Menjadi segumpal darah, segumpal daging
    Engkau terbentuk

    Sembilan bulan berlalu
    Ibumu merasakan kesakitan
    Kau retakkankan dinding telurmu
    Engkau dilahirkan ke Dunia
    Engkau menangis
    Engkau tidak tau apa - apa
    Engkau adalah seorang bocah

    Sepulah tahun kemudian
    Engkau mulai mengenal dunia
    Engkau menjadi dewasa
    Tapi engkau bukan apa - apa
    Engkau adalah nol nol yang menganga

    Tahukah engkau apa sebabnya
    Tahukah engkau agar bermakna
    Bersandarlah engkau pada yang satu
    Tahukah kamu apakah yang satu itu
    Itulah Allah pencipta alam semesta
    Jadilah dirimu sebagai Hussein atau Zainab Al Qubra
    Kalau tidak, engkau adalah Yazid, nol nol yang menganga
    Tak ada alternatif lainnya

    Setiap harimu adalah 'Asyura
    Setiab bulanmu adalah Muharram
    Dan setiap tempatmu adalah Karbala

    Seratus tahun berlalu
    Engkau renta
    Engkau kecemplung dalam perut bumi
    Apakah engkau ganteng atau gepeng
    Apakah engkau berbadan Kingkong atau loyo
    Tubuhmu menjadi santapan cacing - cacing tanah
    Namun nyawamu menempuh liku-liku yang panjang
    Syurga atau Neraka

    * * *